Selalu ada, Kasih tak sampai~

"Bagi perempuan, cinta adalah harapan, bahkan hidup adalah cinta, sehingga perempuan bersedia berkorban demi cintanya." (Perempuan, hal. 87)

Menyenangkan sekali obrolan dengan Gempal siang ini. Gempal adalah salah satu makhluk yang aku cintai, beruntung bisa menjadi bagian hidupnya. Aman, aku sudah tidak butuh kamu bakal balas cinta ini atau tidak. Hi hi hi

Rasanya untuk hal semacam menyatakan perasaan kepada orang yang kita suka, itu sudah biasa, dan ngga apapa juga. Bagiku lho yaaa. Karena tidak semua orang, mampu menyatakan rasanya kepada seseorang yang disukai.

Begini,
Suatu hari, aku pernah menyatakan rasa suka kepada teman sekelasku. Mengingat hari ulang tahunnya, warna kesukaannya, kapan dia masuk studio, bahkan mengingat hari bolosnya. And its so funny. Menyatakan melalui surat, dan doi membacanya dihadapanku.

Ternyata aku tidak salah, perasaan yang terbalas adalah anugerah yang paling membahagiakan untukku saat itu. Yaaa, doi suka juga. Namanya anak remaja, ketemu cuma senyum-senyum. Dan tak lama, kami harus berpisah. Dan perasaan itu, ikut hilang juga. Wkwkwkwk

Sadar atau tidak, sepanjang hidupku, ternyata aku jatuh cinta berkali-kali. Tapi tidak semua yang aku rasakan, harus dinyatakan. Hingga kejadian menyatakan perasaan kembali terulang, sudah yakin, seyakin-yakinnya.

Ini kali kedua, bedanya ini sudah agak serius bucinnya. Menyatakan melalui chat, yaaa karena ngga bisa ketemu. Pilihan kata yang kukira lebih masuk akal, daripada waktu sekolah dulu. Daaaaaan, huwaaaaaaaaa (((lucu banget siii, beda tipislah sama bego)))

"Kamu pantas dapat yang lebih baik dariku" balasnya. Fix aku ditolak kala itu, dan menggila sepanjang hari sembari mengatai diri sendiri. Tapi juga legaaaaaaaaa banget, dan bodohnya tetap menyebut namanya dalam doa, hingga hari ini, yaaa semoga sampai akhir hayat nanti. (Kebodohan berubah menjadi keberuntungan yang membawa berkah) aamiin.

Dan lagi, aku jatuh cinta berkali-kali. Bedanya, jatuh cinta kali ini, kepada orang yang sama. Emang yaaa, perasaan terbalas juga tidak semenyenangkan itu. Merasakan sedih, kecewa, enegh dan bahagia, repeat. Itu jauh lebih menyenangkan, ya tadi (((lucu banget siii, beda tipislah sama bego)))

Ngga bisa disangkal juga sii, kadang dalam waktu yang bersaman kita juga bisa mencintai lebih dari satu orang. Dan itu wajar, yg ngga wajar adalah kamu ingin semuanya balik menyukaimu. Gitu ngga siii? Wkwkwwk

Pandai-pandai memanage perasaanlah, ngga semua juga harus diungkapkan dan terbalas. Tapi namanya juga cinta, tai kucing rasaaaa... Rasa apa? Ya embuh, tanya tuh sama yang udah ngerasain.  :p

Baik, untuk yang sedang mencintai orang lain padahal sudah menjalin komitmen dengan pasangannya, baik-baik yaaa...

Saranku, coba tengok, yang sudah mencintaimu sebegitu weleknya. Yaaa walaupun kamu ngga cinta juga, minimal tengoklah. Bilang baik-baik "sorry, aku sedang tidak mencintaimu" selesai wes, khawatir, besok atau nanti-nanti kamu baru merasakan hal yg sama.

"Allah maha membolak-balikkan hati manusia" kalau sudah mantap, nego terus supaya diberi ketetapan dalam mencintai, Allah maha baik.


Aku menulis ini, sesuai rasa yang pernah aku alami, dan ternyata aku adalah perempuan seutuhnya, walau selalu  menyatakan perasaan lebih dulu. Tertanda, perempuan yg masih suka sebel kalau diminta angkat galon.



Komentar

Postingan Populer