Alhamdulillah sebanyak-banyaknya~

"Sudah desember lho, Woh" ucapku yg sedang memandangi diriku sendiri didepan cermin. yaa, memang kenapa kalau desember? tanpa ditunggu, desember akan datang tepat waktu. Lagi, ngomong sendiri kok enaaa banget yaaa. Membuat teka-teki, kemudian bertanya-tanya kepada diri sendiri, hingga menemukan jawabannya sendiri.

Tahun ini, tentu saja kita semua sudah sangat hebat, mampu melewati tahun yg EMMMBUUUH sekali. Setiap kita, pasti melaluinya dengan begitu baaanyak suka, suka, suka, dan duka. Goodjob gais, you must be survive. Sebab kita tidak pernah tahu, akan ada kejutan apalagi setelah ini. Aw

Tak banyak yg hilang dariku, kecuali pengabdian yg cuan akibat pandemi ini. Tapi, ngga apapalah, Tuhan pasti menggati pengabdian yang lain, bahkan lebih menyenangkan. Tergantung rasa syukur dan tingkat usahanya juga, iya kaaan? Wkwkwk

Teruntuk yg senangnya goleran sembari berkhayal kaya raya. It's okayyy, tapi yaa bangun ayooo, kita wujudkan khayal kaya raya dengan semangat yg biasa-biasa saja. Sebab, kalau terlalu semangat juga ngga baik buat kesehatan jiwa dan raga. Mudah capek, juga mudah purik. Wkwkwk

Kulanjutkan menulis yg tidak penting-penting amat ini, sembari menunggu nasi goreng dan teh tawar tersaji, dan sendirian. Enaaa ternyata. Satset go, cobain deh.

Rasanya, tahun ini juga ada banyak sekali hal yg menyenangkan, misalnya : melihat Ibuk Apak yg tetap sehat, semakin senang berkebun, ikit kegiatan yg ehem, punya kosakata baru, memperbaiki resep mie godog ala aku, sirkel yg semakin uwu, anak-anak yg semakain menggemaskan dan menghabiskan beberapa bacaan, satu lagi, Arinal meminangku. Uhuy

Setelah melewati banyak hal yg tak terkira, kukira akan berantakan segala yg sudah direncanakan. Ternyata tidak, hanya tinggal merubah pola dan mau apa ngga. Dan semua terlewati begitu saja. Benar, obat yg paling ampuh untuk menyembuhkan segala keembuhan ini adalah waktu.

Terima kasih, 2020. Tampaknya kau berhasil membuat beberapa manusia kalang kabut ditahun ini. Banyak hal yang harus disyukuri dan disambati, karena dalam real life juga kita tidak hanya dibenturkan oleh kesusahan, tapi juga selalu dibersamai oleh kesenangan yang luar biasa.

Untuk diriku, terima kasih sudah bertahan sejauh ini, mengurangi rasa penasaran, mau nge-mute , unfol rang-orang yg toxic dan ga pati penting. Yoook, yg dicicil segera dilunasi, yg gagal diulangi, yg salah diperbaiki, yg sayang dirawat, yg ada dalam doa diusahakan, yg noying bantai saja sudah dan yg  yg yg lainnya yg masih harus di di di di-kan. Wkwkwkwk


Harapan baik untuk tahun yg akan datang, rajin ibadah, semua sehat, semua senang, semua banyak uang.


Komentar

Postingan Populer