Mencintai kelahiran, merelakan kepergian.

Rasanya hampir setiap tahun, saya merayakan kelahiran Inu dengan mengirim doa baik untuknya. Melihat media sosialnya, mendapati senyum terbaik untuk istri dan kedua putrinya.

Kadang juga mengingat harapan-harapan yg pernah terucap di dalam bus menuju sekolah. Sayangnya,  kandas gais. Wkwk. Kami memilih jalan masing-masing dan tidak saling melukai. Terima kasih, sudah hidup dengan baik, Nu. 

Betewe, saya baru menyadari, bahwa hari ini juga tepat 50 tahun kepergian Bpk. Ir. Soekarno. Bagaimanapun kepergian beliau, insyaAllah beliau sudah sangat membantu untuk memperjuangkan serta menjaga kemerdekaan negara kita.

 "Ada saatnya dalam hidupmu engkau ingin sendiri saja. Bersama angin, menceritakan seluruh rahasia lalu meneteskan air mata" salah satu kutipan dari Soekarno ini, selalu menenangkan jika saya baca ketika sedang merasa yaudahlah ya. Heuheu

Dalam bukunya Mas Octavia Pramono "Kisah Cinta Soekarno" saya sedikit mengenal sejarah cinta Soekarno, betapa banyak yg nelangsa, kehilangan beliau. Jelas, Sang Pejuang telah pergi, Kepala Keluarga itu meninggalkan ribuan cinta yg merekah. Rakyat, kerabat, sahabat dan keluarganya.

Beliau pergi meninggalkan sembilan perempuan yg pernah dinikahi, berbagi cinta menuai rindu. Sembilan, gais, sembilan. Zaman segitu, ya, ya ngga apapa juga si. Wkwk.

Sumber foto: google.

Salah satu istri beliau nan tabah dan bercahaya, Ibuk Fatmawati yg turut mencintai Soekarno sepenuh hatinya, hingga beliau wafat. Semasa hidupnya, beliau sangat menyayangi juga takut sekali dibenci oleh anak-anaknya, dari istri manapun. Pesannya "meluruskan perasaan".

Terlepas dari hatinya yg penuh cinta, Soekarno juga memiliki misteri yg tak bisa dipecahkan oleh siapapun dan selalu asyik jika berbincang tentang beliau.

Terima kasih, sudah menjadi bagian sejarah dan menjadi idola pemuda dalam mempertahankan Indonesia. Semoga Soekarno, sang proklamator, presiden yg penuh cinta ini, senantiasa diberikan tempat yg layak oleh-Nya. Lauhul fatihah...


Teruntuk Bapak Ir. Jokowi, selamat ulang tahun, Pak. senantiasa tabah dan sehat ya, Pak. Pak, saya pengen sepeda dong. Wkwkwk

Komentar

Postingan Populer