Semangat Berhijrah, Reeek~


Tulisan pertama saya ditahun 2020 ini, di sponsori oleh 60 siswi SMAN 1 Glagah yang uwu~

Jumat ini terasa menyenangkan, disambut hangat oleh pengurus Remas yang sedari tadi menunggu kedatangan kami (saya dan Fiya). Mereka meminta untuk menyampaikan materi tentang "Semangat Berhijrah". Tak ada persiapan seperti biasanya, mendadak dan tanpa belajar banyak. Pengalaman berhijrah saya juga sepertinya cukup untuk diceritakan kepada mereka, hijrah empat kali bukan hal yang sepele, ada pengalaman luar biasa saat hijrah. Wkwk

Membahas tentang hijrah, Semangat berhijrah, selalu menjadi bahasan yang menyenangkan. Sayang sekali, saya belum membaca buku milik mbaa Kalis yang judulnya "Hijrah jangan jauh-jauh, nanti nyasar". Jadi bahan diskusinya cuma saeutik. Weeew

Jadi apa arti Hijrah?

Menurut KBBI, Hijrah adalah perpindahan Nabi Muhammad saw. Bersama sebagian pengikutnya dari Makkah ke Madinah untuk menyelamatkan diri. Dan saya rasa mereka paham akan hal ini. Selain tempat, Hijrah juga dimaknai sebagai perubahan (sikap, tingkah laku) yang lebih baik.

Almarhum Almaghfurlah Kyai Dailami pernah menuliskan ini "Barang siapa yang lebih baik dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang beruntung. Barang siapa lebih buruk dari hari kemarin, maka ia termasuk orang yang merugi" dengan nada yang tidak menggebu-gebu saya menyampaikan ini dihadapan mereka, harapan selanjutnya mereka paham. Wkwk

Setelah membuka, saya meminta mereka menjawab pertanyaan "Sejauh mana kalian memaknai Hijrah?" Dan menuliskannya di sticky notes yang telah saya bagikan.
Kalian tahu apa yang mereka tulis? Beragam dan menyenangkan. Dan segera saya bacakan secara acak, mereka menunggu dan degdegan. Wkwkwkwk

Yang menyenangkan, mereka paham bahwa, Hijrah adalah memperbaiki diri menjadi pribadi yang baik. Semoga istiqomah. Lalu mengucap aamiin bersama. Yang beragam adalah :

1. "Sejauh mata memandang". (Udah gitu aja) dengan positive saya sampaikan, doi sedang berproses dg cara memperhatikan perilaku yang lain. Wkwk

2. "Hijrah merupakan suatu perilaku untuk menjadi lebih baik. Sbg contoh : dulu, saya keluar rumah ga pake kerudung meskipun baju panjang. Tapi sekarang, Alhamdulillah saya berusaha memakai kerudung kemanapun". Wah ini bagus, betewe pakai kerudung bajunya panjang atau pendek? Kami tertawa bersama. Lalu menceritakan, bahwa biasanya di desa, ibuk-ibuknya suka pakai baju pendek celana pendek dan berkerudung. Betapa mereka senang dg pakaian yang mereka gunakan, tanpa takut bahwa itu dosa dan gaboleh. Percaya deh, Allah maha tahu dg niat baik kita.

3. "Pokoknya berubah. Kalau kemarin masih agak malas, UKBM tahun ini harus habis sebelum waktunya. Menghilangkan remidi (Fisika, Ekonomi)". Membacanya saja, saya sembari tertawa, dan menular kepada mereka. "Kasihan kalian, budak-budak pendidikan, tabah ya. Paringi berkah, tak ada ilmu yang sia-sia" support saya kepada mereka.

4. "Sejauh aku dan dia. Semangat Hijrah" lagi, kami tertawa bersama. " Makane rek, kalau berdoa yang betul. Ya Allah, dekatkan yang jauh, jauhkan yang dekat dengannya. Bercandaya"Wkwkwkwk

Begitulah buah fikir mereka, menarik dalam memaknai Hijrah. Saya juga beri contoh kepada mereka, "Rek, kalian juga sudah termasuk Hijrah loh. Ya, dari rumah ke sekolah. Dari malas sekolah karena ada mapel Fisika, sampai sekolah hilang malasnya karena gurunya ganteng ternyata pelajarannya mudah ketika dipahami" 

Semoga sepulang dari sini, yang malas bisa mengurangi malasnya. Yang rajin, tetap istiqomah. Iman kadang naik turun seperti harga cabai. Tapi, selama taqwa, kita bisa mengendalikan diri. Semangat Berhijrah, jangan tolah toleh berebut benar, perbaiki diri aja dulu. Itu lebih menyenangkan.


"Berhijrahlah dengan Gembira"

Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer