Murid adalah teman

Pagi ini hari ahad (minggu), kebetulan saya ada jam mengajar di MTs tempat pengabdian saya 5tahun terakhir.
Berulang kali pertanyaan muncul "kok hari minggu sekolah si ?!", kalo temen yang tanya maka saya jawab "iyah libur-nya jum'at". Lain kalo murid ku " karena pendiri yayasan telah menentukan hari jum'at nak, kalau dalam islam hari jum'at adalah hari yang apik. Nah kalo minggu , itu harinya orang nasrani ". Kurang lebih saya selalu memberi pengertian kepada mereka , kerana tementemen yang beda sekolah juga pada libur .
Yang bageur mah masuk setiap ahad lain anu bongolers mah pada libur, tanpa peduli berapa kenangan  pelajaran yang tertinggal.
Hari ini adalah hari pertama di tahun 2018 saya kembali di MTs, jadwal berubah dan mulai mengambil perangkat alat sholat belajar mengajar. Setiap harinya saya berkata "pokok berangkat harus jam 06.30 biar bisa dampingi anak anak jama'ah dluha" apa daya disetiap hari adalah GUPUH
Sekitar jam 06.53 saya tiba di sekolah, sampai di sekolah jama'ah dluha sudah usai. Segera keruang guru melihat jadwal , dan segera masuk ruang kelas 8c pelajaran ips. Begitu masuk kelas, ternyata kelas belum di sapu. Memberi penawaran kepada siswi yang masih fresh, saya yang nyapu atau mereka. Tanpa saya sadari saya tanya salah satu siswi "kok kamu disini, ngga masuk kelas ?" "Niki kelas kulo bu, 9c" jawab salah seorang siswi . Sedikit kesrut yang sedari tadi tertahan dengan tampang agak meringis ngeselin "loh, kelas 8c dimana?" "Teng musholla bu" , "oh, iya iya " dengan yakin biar ga malumaluin. Sambil melangkah keluar salah satu dari siswi menggoda "mpun sarapan tah bu". Heuheuheu
Sesampainya musholla, sekitar 70m dari kelas tadi, persiapan dan sambutan hangat seperti biasa dengan tawa yang sedikit mengeras ketika saya menceritakan salah masuk kelas. Sedikit efektif dan saya masih enggan memulai materi. Alhasil saya meminta mereka bercerita tentang liburan nya yang meliputi " sosial, ekonomi, media dan pariwisata", seperti biasa saya selalu suka membaca apa yang mereka tulis, ngga nyambung tapi keren . Munyik 😊
Pindah kekelas selanjutnya, yak . . .
Kelas 7b, saya belum pernah memasuki kelas tersebut. Rada asing, grogi dan blongoblongo
Murid baru , mata pelajaran baru. Ya, karena baru kali ini saya mengajar Bahasa Indonesia. Dimana yang saya pelajari beberapa hari yang lalu berbeda dengan LKS yang mereka pegang, duh kah . .
Suasana didalam kelas sudah mulai mencair, tidak seserius ketika saya membuka pembahasan. Perkenalan, ya sebagaimana biasa " Durrotun Nasihah, pancoran rogojampi, boleh telat 10 menit, izin 3x, penilaian dari keaktifan, kreatif dan kehadiran " , "statusnya bu?" Wew, "menuju Halal" jawab saya dengan santai . Mengabsen sambil berkenalan , guyon tapi serius untuk tetap menghipnotis mereka supaya fokus dan itu gagal . Haha
Sebenarnya saya pun rada bingung, ngapain ya . .
Ah, akhirnya saya pun meminta mereka cerita tentang liburannya "bebas" sesuai kemampuan masing masing. Bel tak kunjung bunyi dan mereka mulai gelisah setelah tugas ceritanya selesai. Tidak gaduh sambil saya tulis di blebeg (whiteboard) , Quotes #1 " jarak terjauh itu bukan antara langit dan bumi, jarak terjauh adalah ketika aku dihadapanmu tapi kau tak melihat hati ku " mereka bersorak seraya mengerti, ah padahal mah kaga 😂😂

Whatever it, please stay enjoy nak .
Terimakasih, telah menerima saya sebagai teman  yang tak pernah bermaksud me-mintar-kan kalian nak .
Love you nak, selamat belajar dan sampai bertemu dipelajaran selanjutnya 💚

Komentar

Postingan Populer