Tentang perjalanan

▫ Pringsewu ▫
.
.
.
Tepat pukul 08.35 pagi kami tiba di ponco kab pringsewu , tak habis keluhku yang ku lantarkan kepada abang supir . Tidak sampai sampai , jalan nya tak bagus gersang bahkan sinyal pun bapuk .
.
Tidak bagi mereka , namanya juga silaturahmi yang menjadi tujuannya , maka apapun keadaannya tetap menjadi perjalanan menyenangkan bagi kakak ku besertakeluarganya . Aku yang menikmati rasa lemas akibat mabuk jalan dan ingin segera sampai untuk merebahkan sekujur tubuh serta fikiran yang ku khawatirkan , ada beberapa hal masuk ke dalam chattingan WA yang intinya ada tanggung jawab yg kutinggalkan "maafkan" gumamku .

Tergambar jelas di wajah kakaku betapa bahagianya pulang kampung kali ini , bertemu sanak saudara , kawan bergosip serta tetangga yang hampir 3th tak bertatap wajah . Setibanya kami di rumah mertua kakak,  mereka pun mulai hanyut dalam pembicaraan kerinduan , keadaan serta keinginan di masa yang akan datang .

Jangan tanya aku kemana , aku terkapar diruangan dengan suhu badan yang sedikit terbakar . Ini bukan sakit tapi hanya penyesuaian cuaca , kadang disini menjadi pertimbangan .
Cukup bagiku kota ternyaman adalah banyuwangi , tidak untuk Bandar lampung yang suasananya masih gersang serta infrastruktur yang tidak merata . Tidak ingin seperti jakarta , yang berkilokilo menjadi tontonan "Macet" . Huh ...
Tak ada kota senyaman kota sendiri , terimakasih (lagi) .
Lagilagi perjalananku adalah " wahana berfikir "
.
.
.
Heuh , enggan menulis di insta kayae 😂😂😂
Oke , ni saya tulis sejak tgl 05 agustus 2017

Komentar

Postingan Populer