Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

Akhirnya, menikah juga.

10 hari sudah di tanah garam, dan ternyata ngga ngapa-ngapain, selain pekerjaan domestik seperti  menyapu halaman, masak, mencuci, repeat. Aku tidak melakukan hal lain, memang pada dasarnya aku adalah pemalas ulung, jadi gini deh. Selebihnya rebahan sembari maraton Hospital Playlist, lucu dan uwu. Setelah acara resepsi yang dikemas dengan sedemikian khasnya, aku merasa ada sesuatu yang baru. Sebab, aku hanya manut, dan tidak berani mengungkapkan apapun. Ada yang kujunjung tinggi ternyata, bukan kepala tapi... ingat pepatah ini? "Dimana bumi dipijak, disitu langit dijunjung" dimanapun aku berada, mau tak mau aku harus mengikuti budayanya, dan makan menu makanannya. Ini juga hari kesekian kami unjung-unjung (silaturahmi), mengunjungi sanak famili, juga ke makam yang ada di setiap ruma yang kami jujugi. Tiap kali tiba di ruma yang kami tuju, tidak satupun yang menyambut kami dengan bahasa indonesia, yaaaak, semua berbahasa Madura. Sampai pada hari ini aku belum paham, dan sering

Postingan Terbaru

Papa, Aku rindu...

Sungguh gurih, bersama Diana part 1

Selalu ada, Kasih tak sampai~

Mencintai kelahiran, merelakan kepergian.

Senang, bisa Mengenal Kak Mola.

Everything will be alright, jarene.

Kawan Puan dan ceritanya~

Alhamdulillah sebanyak-banyaknya~

Bersama Alena.

Ada hal baru dalam hidupku~